KBRI Roma

Kedutaan Besar milik Indonesia di Rome, Italia

Ikhtisar

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma menjadi perwakilan diplomatik Indonesia untuk Italia dan San Marino. Italia dan Indonesia terus memperkuat hubungan bilateral di bidang perdagangan, investasi, pertahanan, dan pertukaran budaya. Bali, Jawa, dan Komodo menjadi destinasi favorit wisatawan Italia, dengan konektivitas yang baik melalui hub Timur Tengah dan penerbangan musiman langsung. KBRI ini menangani permohonan visa, layanan konsuler bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di Italia, dan memfasilitasi promosi perdagangan — perusahaan Italia aktif di sektor infrastruktur, energi, dan mode di Indonesia.

Layanan visa

Pemegang paspor Italia memenuhi syarat untuk Visa Kunjungan Saat Kedatangan elektronik atau Visa Kunjungan Saat Kedatangan dengan masa tinggal awal paling lama 30 hari dan satu kali perpanjangan sesuai ketentuan. Pelaku perjalanan harus memilih visa yang sesuai dengan kegiatannya dan memakai portal resmi Imigrasi Indonesia; fasilitas bebas visa hanya berlaku bagi kewarganegaraan dan tujuan yang tercantum dalam daftar imigrasi terkini.

Layanan konsuler

KBRI membantu WNI di Italia dalam urusan paspor dan dokumen perjalanan, pencatatan sipil, legalisasi, pelindungan, serta keadaan darurat, dan memberikan panduan imigrasi resmi kepada penduduk yang mengajukan visa Indonesia.

Dukungan perdagangan & ekspor

Perwakilan mendorong kerja sama Italia-Indonesia di bidang infrastruktur, energi, mesin, komponen otomotif, mode dan tekstil, pangan, pariwisata, industri maritim, teknologi, dan investasi, sekaligus memfasilitasi pertukaran antarlembaga dan dunia usaha.

Wilayah layanan

KBRI mewakili Indonesia di Italia dan San Marino. Pemohon perlu memastikan melalui kanal resmi apakah layanan konsuler atau keimigrasiannya ditangani di Roma atau oleh kantor lain yang ditunjuk.

Informasi janji temu

Sebelum datang, pemohon harus memastikan jalur permohonan daring terbaru, kewajiban membuat janji, jam layanan, dan daftar dokumen asli. Permohonan visa elektronik dan e-VoA harus memakai platform resmi Imigrasi Indonesia.

Catatan khusus

Kelayakan memperoleh visa saat kedatangan tidak mengizinkan semua kegiatan: bekerja, jurnalistik, belajar, tinggal menetap, dan tujuan lain memerlukan visa atau izin yang tepat. Masa berlaku paspor dan bukti perjalanan keluar harus diperiksa kembali menjelang keberangkatan.

Visaja terus meninjau detail kontak dan panduan visa di halaman ini; meski demikian persyaratan bisa berubah tanpa pemberitahuan — pastikan hal-hal penting ke misi atau portal resmi sebelum berangkat.