Seoul, Korea Selatan

Evergreen city guide with quick facts, travel, business, and culture.

Ikhtisar

Seoul adalah ibu kota Korea Selatan yang hiper-modern — kota tempat istana kerajaan berusia 600 tahun dan gang hanok berdampingan dengan distrik belanja neon, kehidupan malam sepanjang malam, serta mesin global K-pop, K-drama, dan kuliner Korea.

Istana dan Bukchon Hanok Village

Lima istana kerajaan dipimpin Gyeongbokgung dan Changdeokgung berstatus UNESCO, serta gang hanok tradisional Bukchon dan Insadong.

Myeongdong, Hongdae, dan Gangnam

Belanja dan kosmetik Myeongdong, kehidupan malam anak muda Hongdae, kuliner internasional Itaewon, dan kemewahan Gangnam.

Kuliner Korea

Barbekyu Korea, jajanan Pasar Gwangjang, ayam goreng Korea larut malam, dan budaya kafe yang tak pernah berhenti.

Pemandian Jjimjilbang dan DMZ

Ritual berendam-tidur di pemandian jjimjilbang, kuil Buddha Jogyesa dan Bongeunsa, serta perjalanan sehari ke perbatasan DMZ.

Panduan wisata

Seoul adalah salah satu kota 24 jam terbesar di dunia — ibu kota luas dikelilingi gunung di tepi Sungai Han, tempat sejarah mendalam Dinasti Joseon berdampingan dengan budaya urban tercanggih dan tergesit di planet ini. Jantung bersejarahnya, di utara sungai, memiliki lima istana kerajaan dipimpin Gyeongbokgung (dengan upacara pergantian penjaga) serta Changdeokgung berstatus UNESCO beserta Taman Rahasianya, ditambah gang sempit hanok di Bukchon Hanok Village dan toko kerajinan serta rumah teh di Insadong. Di sekitarnya tersebar distrik terkenal kota ini: Myeongdong untuk belanja dan kosmetik, Hongdae untuk kehidupan malam anak muda dan musisi jalanan dekat kampus, Itaewon untuk kuliner internasional, dan di seberang sungai, Gangnam yang berkilau. Garis langitnya ditandai N Seoul Tower di atas Gunung Namsan dan Lotte World Tower yang menjulang tinggi. Namun daya tarik utama Seoul adalah budaya hidupnya — inilah kota asal K-pop dan K-drama, dengan ziarah distrik hiburan, kafe bertema, dan tren kecantikan-mode yang diikuti dunia — dan di atas segalanya, kulinernya. Barbekyu Korea, sup mendidih dan banchan makanan sehari-hari, kios jajanan Pasar Gwangjang dan Myeongdong, ayam goreng Korea larut malam, dan budaya kafe menjadikan makan sebagai kesenangan tanpa henti. Tambahkan ritual berendam-tidur pemandian jjimjilbang, kuil Buddha yang tenang seperti Jogyesa dan Bongeunsa, pasar malam serta landmark desain Dongdaemun, dan perjalanan sehari yang mudah ke perbatasan DMZ yang tegang dan memikat. Ingat: berbeda dari tetangga ASEAN (Malaysia/Singapura/Brunei/Thailand yang cukup K-ETA), paspor Indonesia wajib visa C-3 lewat KVAC Jakarta. Musim semi (sakura) dan musim gugur (dedaunan) paling indah; musim panas panas dan lembap, musim dingin dingin dan kering.
Diplomatic missions in Seoul

20 embassies based in this city, grouped by region.