Paris, Prancis
Evergreen city guide with quick facts, travel, business, and culture.
PrancisÎle-de-France
Ikhtisar
Paris adalah kota tempat Louvre menjaga 35.000 karya seni, boulangerie menyempurnakan croissant menjadi bentuk seni, Sungai Seine memantulkan keindahan berabad-abad, dan setiap arondisemen menceritakan kisah berbeda tentang sejarah, budaya, dan gaya.
Louvre dan Musée d'Orsay
Louvre dengan 35.000 karya seni, Musée d'Orsay di bekas stasiun kereta Beaux-Arts, dan arsitektur terbalik-luar Centre Pompidou.
Menara Eiffel dan Notre-Dame
Trio ikonik Menara Eiffel, Louvre, dan Notre-Dame — simbol Paris yang dikenal di seluruh dunia.
Le Marais dan Montmartre
Hôtel particulier bangsawan yang kini jadi museum dan butik di Le Marais, serta jalanan berbatu Montmartre menuju Sacré-Cœur.
Kuliner dan Boulangerie
Restoran berbintang Michelin, bistro klasik steak-frites, dan boulangerie yang bersaing untuk gelar Baguette Terbaik kota.
Panduan wisata
Paris tidak memerlukan pengantar namun selalu mengejutkan. Di luar trio ikonik Menara Eiffel, Louvre, dan Notre-Dame, kota ini menyingkap dirinya lewat dua puluh arondisemen yang melingkar keluar dari Sungai Seine — masing-masing sebuah desa tersendiri di dalam metropolis. Le Marais melestarikan hôtel particulier bangsawan yang kini menjadi museum dan butik, Saint-Germain-des-Prés menghadirkan budaya kafe sastra, jalanan berbatu Montmartre mendaki menuju kubah putih Sacré-Cœur, dan jembatan besi Canal Saint-Martin membingkai Paris yang lebih muda dan lebih hip. Kepadatan budayanya luar biasa: Louvre sendiri bisa menghabiskan berhari-hari, Musée d'Orsay mengubah stasiun kereta bergaya Beaux-Arts menjadi kuil seni Impresionis, dan arsitektur Centre Pompidou yang terbalik-luar menyimpan koleksi seni modern terbesar Eropa.
Kuliner Paris berkisar dari galaksi restoran berbintang tiga Michelin hingga bistro sudut jalan yang menyempurnakan steak-frites dan crème caramel, dengan boulangerie di setiap blok bersaing memperebutkan penghargaan Baguette Terbaik tahunan kota ini. Métro menghubungkan segalanya secara efisien, dan berjalan kaki tetap menjadi cara terbaik menyerap keindahan berlapis kota ini — boulevard megah Haussmann, passage couvert tersembunyi, tepi Sungai Seine yang diubah menjadi promenade, serta taman dari Tuileries yang formal hingga Promenade Plantée yang liar (taman layang asli yang menginspirasi High Line New York). Paris memang mahal, ramai, dan kadang terasa ketus — dan sepadan dengan setiap momennya.
Diplomatic missions in Paris
36 embassies based in this city, grouped by region.