Tiongkok
Kode telepon
+86
Ibu kota
Beijing
Populasi
1,4 miliar jiwa
Nama lokal
中国
Kawasan
Asia
Eastern Asia
Zona waktu
China Standard Time
UTC+08:00
+1 more
Di halaman ini
Tiongkok membentang 9,6 juta km persegi dari Gurun Gobi hingga hutan hujan subtropis, dari dataran tinggi Himalaya hingga megapolitan berpenduduk puluhan juta jiwa — lima ribu tahun peradaban berkesinambungan yang meninggalkan kepadatan warisan budaya yang sulit ditandingi negara mana pun: Tembok Besar yang membentang di punggung pegunungan, Kota Terlarang di jantung Beijing, Pasukan Terakota di luar Xi'an, puncak-puncak karst Guilin yang terpantul di Sungai Li, hingga pilar-pilar batu pasir Zhangjiajie yang menginspirasi lanskap film Avatar. Satu hal penting untuk pemegang paspor Indonesia: Tiongkok TIDAK termasuk dalam daftar bebas visa unilateral 30 hari yang saat ini dinikmati banyak negara Eropa, Australia, dan beberapa tetangga ASEAN seperti Brunei — jadi kunjungan wisata langsung ke Tiongkok tetap memerlukan visa turis (L) yang diajukan lebih dulu. Namun ada satu fasilitas yang justru baru diberikan khusus untuk Indonesia: sejak 12 Juni 2025, WNI yang TRANSIT lewat Tiongkok menuju negara ketiga bisa singgah hingga 10 hari (240 jam) tanpa visa sama sekali — fasilitas yang sebelumnya tidak berlaku untuk paspor Indonesia.
Ketentuan Visa Tiongkok untuk WNI: Visa Turis untuk Kunjungan Langsung, Bebas Visa Transit 240 Jam untuk Persinggahan
Tiongkok telah memperluas kebijakan bebas visanya secara signifikan untuk banyak negara — tetapi Indonesia belum termasuk dalam daftar bebas visa unilateral 30 hari itu (per pengecekan langsung di situs resmi Badan Imigrasi Nasional Tiongkok/NIA: daftar tersebut mencakup 35 negara Eropa, Australia, Selandia Baru, tujuh negara Asia yakni Bahrain, Brunei, Jepang, Kuwait, Oman, Korea Selatan, dan Arab Saudi, serta enam negara Amerika — tidak ada Indonesia di dalamnya). Artinya, untuk kunjungan wisata, bisnis, atau keluarga secara langsung ke Tiongkok, WNI tetap perlu mengajukan visa turis (L) lebih dulu lewat Pusat Layanan Aplikasi Visa Tiongkok (CVASC) atau kedutaan/konsulat, dengan paspor, formulir, foto, itinerary, dan bukti pemesanan hotel. Kabar baiknya justru datang dari arah lain: sejak 12 Juni 2025, Indonesia ditambahkan ke daftar bebas visa transit 240 jam (10 hari) Tiongkok — fasilitas terpisah dari bebas visa unilateral, khusus untuk penumpang yang SEDANG TRANSIT menuju negara/wilayah ketiga (bukan tujuan akhir perjalanan). Syaratnya: memiliki tiket lanjutan dengan kursi dan tanggal keberangkatan yang sudah dikonfirmasi ke negara ketiga, masuk lewat salah satu pelabuhan masuk resmi yang ditunjuk di berbagai provinsi, dan tinggal maksimum 10 hari di wilayah yang diizinkan. Ini genuinely berguna bagi WNI yang rutenya kebetulan transit lewat bandara besar Tiongkok (misalnya Guangzhou atau Shanghai) menuju Eropa atau Amerika — daripada sekadar transit di bandara, singgah beberapa hari untuk menjelajah kota transit menjadi opsi nyata tanpa visa terpisah. Untuk tinggal lebih lama, bekerja, atau studi, jalur yang tepat tetap visa yang sesuai: M (bisnis), X (pelajar), atau Z (kerja, dengan izin tinggal dari kepolisian setempat/PSB dalam 30 hari setelah tiba). Hong Kong dan Makau punya sistem imigrasi yang sepenuhnya terpisah dari daratan Tiongkok — masuk ke salah satunya tidak menghitung sebagai masuk ke daratan, dan melanjutkan ke daratan tetap memerlukan visa/bebas visa terpisah.
Jenis visa yang umum
Visa Turis (L) — untuk kunjungan langsung
Jalur standar WNI untuk wisata, mengunjungi keluarga, atau kunjungan langsung ke Tiongkok — karena Indonesia tidak termasuk bebas visa unilateral 30 hari. Diajukan lewat CVASC atau kedutaan/konsulat dengan paspor, formulir, foto, itinerary, dan bukti pemesanan hotel.
Bebas Visa Transit 240 Jam (10 Hari) — BARU untuk Indonesia sejak 12 Juni 2025
Khusus penumpang yang TRANSIT lewat Tiongkok menuju negara/wilayah ketiga (bukan tujuan akhir). Indonesia baru ditambahkan ke daftar ini pada 12 Juni 2025. Syarat: tiket lanjutan dengan kursi dan tanggal terkonfirmasi ke negara ketiga, masuk lewat pelabuhan resmi yang ditunjuk.
Visa Bisnis (M), Pelajar (X), Kerja (Z)
Bisnis (M) memerlukan surat undangan dari entitas bisnis Tiongkok; Pelajar (X1 studi jangka panjang di atas 180 hari, X2 kursus singkat) memerlukan surat penerimaan dan formulir JW201/JW202; Kerja (Z) memerlukan izin kerja dari pemberi kerja, dan izin tinggal dari kepolisian setempat (PSB) wajib diurus dalam 30 hari setelah tiba.
Informasi Penting untuk Pelancong Indonesia
Perjalanan ke Tiongkok tidak pernah selesai dalam satu kunjungan. Beijing adalah pusat warisan kekaisaran — Kota Terlarang, Alun-Alun Tiananmen, Kuil Surga, Istana Musim Panas — dan Tembok Besar di dekatnya punya karakter berbeda tiap ruas: Badaling yang mudah diakses lewat kereta gantung, Mutianyu dengan keseimbangan terbaik antara akses dan pemandangan, Jinshanling untuk pencinta fotografi. Xi'an menyimpan Pasukan Terakota dan tembok kota era Ming, tempat Jalur Sutra bermula menuju barat hingga Gua Mogao di Dunhuang. Shanghai memadukan arsitektur kolonial Bund dengan cakrawala futuristik Pudong di seberang sungai yang sama. Chengdu adalah kota panda dan hotpot Sichuan; Guangzhou dan Shenzhen adalah poros selatan kuliner Kanton dan industri teknologi. Di luar kota, lanskapnya berubah jadi lukisan tinta — puncak karst Guilin-Yangshuo di tepi Sungai Li, pilar batu pasir Zhangjiajie, lautan awan Gunung Huangshan, lembah air Jiuzhaigou. Dan kulinernya adalah dunia tersendiri dalam delapan aliran besar — hotpot pedas Sichuan, dim sum Kanton, bebek panggang Beijing, xiao long bao Shanghai, hingga mi sapi Lanzhou.
Jelajahi Tiongkok
Kota Terlarang berdiri di jantung poros utara-selatan Beijing — 980 bangunan di lahan 72 hektar, kediaman kaisar Dinasti Ming dan Qing selama hampir lima abad, dan kompleks istana terbesar yang masih utuh di dunia. Balai Keharmonisan Agung, Halaman Dalam, Taman Kekaisaran, Galeri Harta Karun, dan pameran keramik bergilir di Balai Wenhua layak dikunjungi berulang kali. Pemesanan daring wajib dan kuota harian dibatasi. Gabungkan dengan Alun-Alun Tiananmen (gerbang selatan Kota Kekaisaran), Taman Jingshan (bukit buatan dari galian parit Kota Terlarang — panorama gratis terbaik di Beijing), Kuil Surga (tempat kaisar melakukan ritual persembahan musim dingin), dan Istana Musim Panas (tempat peristirahatan tepi danau Permaisuri Cixi dengan Danau Kunming dan Koridor Panjang).
Cara menikmati destinasi ini
Kota Terlarang (pemesanan daring wajib), Alun-Alun Tiananmen, Kuil Surga, Istana Musim Panas, gang-gang hutong, dan Distrik Seni 798. Lima abad warisan Dinasti Ming-Qing berkumpul di jantung kota.
Pilih ruas sesuai kebutuhan: Badaling paling mudah diakses dengan kereta gantung, Mutianyu punya keseimbangan terbaik (kereta gantung dan toboggan), Jinshanling untuk pendaki dan fotografer yang mencari suasana lebih sepi. Musim semi dan gugur paling ideal.
Pasukan Terakota dan tembok kota era Ming di Xi'an, lalu menyusuri Jalur Sutra ke barat lewat Lanzhou, Zhangye (formasi bebatuan Danxia), Jiayuguan, hingga Gua Mogao di Dunhuang — perjalanan lintas gurun dan oasis yang menyentuh budaya Asia Tengah.
Bund dan cakrawala Pudong yang berhadapan di tepi sungai yang sama, Taman Yu dan bekas Konsesi Prancis, ditambah Chengdu, Guangzhou, dan Shenzhen — perpaduan tradisi dan hipermodernitas yang menjadi ciri khas kota-kota besar Tiongkok.
Pelayaran karst Guilin-Yangshuo di Sungai Li, pilar batu pasir Zhangjiajie yang menginspirasi Avatar, lautan awan Gunung Huangshan yang legendaris dalam lukisan tinta Tiongkok, dan lembah air Jiuzhaigou. Wajah asli Tiongkok di luar kota besar.
Pusat Penelitian dan Pembiakan Panda Raksasa Chengdu (kunjungi pagi hari untuk melihat panda paling aktif), Buddha Raksasa Leshan, Gunung Emei, hotpot pedas dan pertunjukan wajah berubah (bianlian) di malam hari — dengan Chongqing sebagai perjalanan tambahan lewat kereta cepat.
Money & Currency
Yuan Tiongkok (CNY)
Currency code: CNY
Practical Money Tips
Siapkan Alipay/WeChat Pay SEBELUM berangkat — ini prioritas persiapan nomor satu, bukan opsional
Tiongkok telah melompati era tunai dan kartu langsung ke masyarakat pembayaran mobile. Alipay dan WeChat Pay memproses hampir semua transaksi — dari pedagang kaki lima, taksi, hingga hotel dan tiket masuk wisata. Kabar baiknya, pemegang kartu Visa/Mastercard asing kini bisa menautkan kartu langsung ke kedua aplikasi tanpa perlu rekening bank Tiongkok. Sebelum berangkat: unduh Alipay (prioritas utama) dan WeChat Pay, tautkan kartu Anda, lengkapi verifikasi paspor dan PIN pembayaran 6 digit. Nama di kartu harus PERSIS sama dengan nama di paspor, dan kartu prabayar/virtual biasanya ditolak sistem. Kode QR yang Anda lihat di Tiongkok BUKAN QRIS — ini sistem tertutup Alipay/WeChat yang tidak terhubung dengan aplikasi dompet digital Indonesia sama sekali.
Mata uang: yuan Tiongkok (CNY/RMB) — tukar di bank resmi, bukan penukar tidak resmi
Mata uang resminya renminbi (RMB), unit dasarnya yuan (CNY). Uang kertas yang beredar: 1, 5, 10, 20, 50, dan 100 yuan; unit di bawah jiao (sepersepuluh yuan) praktis tidak dipakai lagi. Tukar di loket bank besar (Bank of China, ICBC, China Construction Bank) atau konter penukaran bandara — jangan pernah bertransaksi dengan penukar tidak resmi di jalanan. Kurs berfluktuasi, jadi cukup cek perkiraan kasar sebelum berangkat; penukaran besar sebaiknya menunggu sampai tiba, bukan di Indonesia yang jarang stok yuan.
ATM bank kota menerima kartu asing — tapi kartu GPN-only Anda tidak akan berfungsi, wajib Visa/Mastercard/UnionPay
ATM Bank of China, ICBC, China Construction Bank, dan Agricultural Bank menerima kartu Visa/Mastercard asing serta kartu UnionPay, mengeluarkan yuan tunai. Tersedia luas di kota, tapi langka di kota kecil dan pedesaan. Syarat mutlak: kartu Anda harus berlogo jaringan internasional Visa atau Mastercard — kartu ATM yang hanya berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) TIDAK akan berfungsi sama sekali di Tiongkok. Batas penarikan sekali transaksi umumnya 2.500-10.000 yuan tergantung bank, dan biaya dikenakan dari kedua sisi (bank Tiongkok dan bank penerbit Indonesia Anda) — jangan bergantung sepenuhnya pada ATM, siapkan cadangan.
Tunai adalah jaring pengaman, tip tidak berlaku di daratan Tiongkok
Meski pembayaran mobile mendominasi, tetap bijak membawa tunai yuan secukupnya. Sebagian taksi, pedagang kaki lima, dan toko pedesaan masih lebih suka tunai, dan situasi ponsel kehabisan baterai atau aplikasi bermasalah bisa saja terjadi. Bawa campuran pecahan 100, 50, 20, dan 10 yuan. Di sisi lain, daratan Tiongkok TIDAK memiliki budaya tip — tidak perlu memberi tip tambahan di restoran, taksi, maupun hotel, sejalan dengan kebiasaan sehari-hari di Indonesia. Hong Kong punya kebiasaan berbeda dan tip lebih umum berlaku di sana.
Note: Always check current exchange rates before traveling. Currency exchange is available at airports, banks, and authorized money changers.
Ya, untuk kunjungan langsung. Paspor Indonesia tidak termasuk dalam daftar bebas visa unilateral 30 hari Tiongkok (berbeda dengan Brunei yang termasuk), jadi WNI wajib mengajukan visa turis (L) lebih dulu lewat CVASC atau kedutaan/konsulat sebelum berangkat untuk wisata, bisnis, atau kunjungan keluarga langsung ke Tiongkok.
Ya — sejak 12 Juni 2025, Indonesia ditambahkan ke daftar bebas visa transit 240 jam (10 hari) Tiongkok. Ini KHUSUS untuk penumpang yang transit menuju negara/wilayah ketiga dengan tiket lanjutan yang sudah dikonfirmasi, bukan untuk kunjungan wisata Tiongkok sebagai tujuan akhir perjalanan. Bila rute Anda kebetulan transit lewat bandara besar Tiongkok, ini bisa jadi kesempatan menjelajah singkat tanpa visa terpisah.
Anda perlu tiket lanjutan dengan kursi dan tanggal keberangkatan yang sudah dikonfirmasi menuju negara/wilayah ketiga (bukan kembali ke Indonesia), masuk lewat salah satu pelabuhan masuk resmi yang ditunjuk, dan tinggal maksimum 10 hari di wilayah yang diizinkan. Fasilitas ini mencakup kegiatan wisata, bisnis, dan kunjungan keluarga selama masa transit tersebut.
Gunakan halaman Visaja ini sebagai titik awal, dan periksa aturan yang berlaku langsung ke sumber resmi sebelum mengajukan.